Menu

Sunday, August 5, 2012

Teknik Pengendalian Hama, Perlakuan Kayu (Wood Treatment)


Kondisi geografis Indonesia yang memiliki hutan alami terbesar di Asia memberikan potensi bisnis tersendiri bagi industri kayu. Namun, akibat maraknya penebangan liar dan kurangnya kualitas daya saing produk kayu kita dengan negara penghasil kayu lainnya seperti Malaysia dan Cina membuat industri ini sedikit menurun. Di era perdagangan global, para pengusaha industri kayu harus senantiasa meningkatkan kualitasnya. Disinilah, kami  boshama hadir sebagai support system untuk membantu meningkatkan kualitas produk Anda dalam hal pengendalian hama. Hama seperti rayap, wood borer dan hama lainnya tentu saja merupakan penganggu stabilitas usaha Anda. 
Untuk perlakuan kayu, adapun teknik pengendalian hama yang dapat dilakukan diantaranya adalah:
1. Dipping
Teknik ini diaplikasikan dengan melakukan pencelupan dan perendaman dalam bak perendaman dengan larutan termitisida dalam kurun waktu tertentu tergantung jenis kayu. Proses ini dilakukan sebelum kayu melalui proses drying kiln. Teknik ini banyak digunakan dalam industri kayu karena efektif dan efisien dalam menangkal dan membasmi hama rayap dan wood borer.
2. Spraying
Teknik ini diaplikasikan dengan melakukan penyemprotan kayu dengan larutan termitisida sehingga terbentuk lapisan pertahanan (barrier) hingga ke dalam bagian kayu. Biasanya perlakuan ini diterapkan pada kayu log/stick yang baru datang dari supplier
3. Brushing
Teknik ini dilakukan dengan melapisi kayu dengan larutan termitisida hingga basah dan merata.
4. Vaccuum Pressure
Metode ini diaplikasikan dengan memasukkan dan menyemprotkan larutan termitisida melalui pori-pori kayu yang telah terbuka akibat peningkatan suhu dalam mesin vaccuum pressure. Metode ini merupakan metode yang paling efektif karena dapat membasmi hama hingga ke tingkatan telur dan larva. Namun, investasi untuk membeli mesin vaccuum pressure  cukup tinggi.
Selain keempat teknik perlakuan kayu tersebut, pengendalian hama pada industri kayu pun harus disertai dengan aplikasi perlakuan pada gudang penyimpanan kayu seperti:
1. Fogging
Melakukan pengasapan dengan mesin fogger yang mengubah larutan termitisida menjadi asap dan menjangkau area yang sulit dijangkau.
2. Spraying
Melakukan penyemprotan di sekitar area penyimpanan kayu sehingga gudang steril dari serangan rayap dan wood borer.
3. Injecting
Melakukan pengeboran pada lantai gudang penyimpanan kayu sedalam 20-30 cm dan dilakukan setiap jarak 30-40 cm, lalu menyuntikkan larutan termitisida untuk menciptakan sistem pertahanan dalam lantai gudang atas serangan rayap dan wood borer.
4. Fumigasi
Mengeluarkan gas fumigan dalam gudang penyimpanan yang dikondisikan menjadi kedap udara dengan menutup area yang akan difumigasi dengan terpal/plastik khusus fumigasi (cover sheet) untuk menghindari kebocoran gas. Metode ini efektif dilakukan pada area yang luas dan menjangkau titik-titik yang sulit terjamah, tergantung kualitas terpal dan sebaran gas. Namun, metode ini sangat berbahaya sehingga harus dilakukan oleh teknisi yang memiliki keterampilan khusus.
Semua teknik pengendalian hama yang baru saja dipaparkan tentunya akan lebih efektif jika dilakukan secara berkala. Jadi, mari kita lakukan dari sekarang untuk kebaikan di masa yang akan datang. Act now for better tomorrow.


Untuk informasi dan konsultasi lebih lanjut, silakan hubungi:
boshama
Pest Management Consultant
pest consultant | pesticide, termiticide, insecticide, herbicide, fungicide, fumigant supply | pest control equipment supply
Address: Graha Juanda I-23 Buduran Sidoarjo Jawa Timur 61252
Phone/Fax: +6231 58207126
Email: boshama.indonesia@gmail.com